MTsN 6 Kebumen, Gelar BRUS, `Cintai Ilmu dan Sabar Hadapi Tantangan`
MTsN 6 Kebumen, Gelar BRUS, “Cintai Ilmu dan Sabar Hadapi Tantangan”

By Fauzin Jamil 09 Feb 2026, 12:45:46 WIB Madrasah
MTsN 6 Kebumen, Gelar BRUS, `Cintai Ilmu dan Sabar Hadapi Tantangan`

Keterangan Gambar : Bimbingan Remaja Usia Sekolah di aula MTsN 6 Kebumen


MTsN 6 Kebumen, Gelar BRUS, “Cintai Ilmu dan Sabar Hadapi Tantangan”

Senin, tanggal 9 Februari 2026 siswa-siswa MTsN 6 Kebumen mengikuti Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS) yang bertempat di aula setempat. Kegiatan ini merupakan kerja sama antara MTsN 6 Kebumen dengan Seksi Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Kebumen. 

Salah satu fokus utama bimbingan ini adalah mendorong siswa untuk selalu optimis dalam belajar dan bersabar menghadapi tantangan. Kyai H.Fathurrohman, penyuluh KUA Puring hadir sebagai pembicara dalam kegiatan BRUS ini. “Al ilmu An Nur. Ilmu itu cahaya, “ungkap Kyai Faturohman mengawali kegiatan ini. Beliau mengungkapkan bahwa pada dasarnya kita hidup sedang dalam perjalanan. Jika kita berjalan di malam hari tanpa ada lampu ataupun cahaya maka kita akan tersesat (salah jalan). 

Baca Lainnya :

Lantunan  lagu “Buta” yang dinyanyikan Kyai Faturohman dengan diiringi piano menambah antusias para siswa. Kita semua buta tidak tahu jalan. Manusia hidup di dunia dalam keadaan tersesat.  Untuk itulah, kita membutuhkan petunjuk agar tidak salah jalan. Rasululloh hadir sebagai petunjuk umat manusia di dunia. Untuk itulah, ilmu harus dihadirkan di hati kita untuk memberikan penerang. Saat ini, kita memiliki ilmu dan guru. Maka, tugas kita untuk bersekolah dan mengaji dengan rajin.

Ada beberapa kasus, orang tua menyesali hidupnya karena telah menyia-nyiakan masa mudanya. “Jangan sampai kalian malas belajar dan mengisi waktu dengan hal-hal yang tidak berguna. Bermain handphone sampai lupa waktu,”pesannya. Orang sukses jika berani kepada orang tua, maka hidupnya tidak akan bahagia. Sebaliknya, orang yang berbakti kepada kedua orang tua akan membawa keberkahan dalam hidupnya.

Di akhir sesi, Kyai Faturohman mengajak siswa untuk terus semangat belajar dan bersabar dalam menghadapi tantangan. Sebagai siswa, ada saja gangguan untuk belajar. Keinginan untuk bermain, membolos sekolah harus segera disingkirkan. Semua itu harus dilakukan demi satu tujuan untuk menggapai cita-cita. (ww)






Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment